Tragis Mengerikan, Bocah Tenggelam di Kolam Renang Dewasa Tirta Kenanga Pelaihari

  • Whatsapp
kolam renang

Berita heboh terjadi di kabupaten tanah laut tepatnya di kota pelaihari dimana baru sekitar satu bulan dibuka, kolam renang Tirta Kenanga Pelaihari telan korban jiwa, nahasnya kali ini yang menjadi korban adalah seorang bocah yang tenggelam di kolam dewasa.

Ayu Shintya Bella ( 8 ), warga Manaran, Kecamatan Pelaihari ditemukan tenggelam dalam kondisi meninggal dunia di kolam dewasa kolam renang Tirta Kenanga.

Menurut Yunda Artika Sari ( 11 ) yang saat itu menemani korban berkata awalnya dia bersama korban berdiri dipinggir kolam, tiba – tiba korban melompat kedalam kolam.

Daftar Isi

Menurut saksi mengenai tenggelamnya bocah tersebut

“Awalnya Ayu sempat berenang sebentar, setelah itu tidak muncul – muncul lagi.

Sementara itu, Ahmad Hatami, salah seorang petugas kolam renang yang turut membantu mengevakuasi korban tampak sangat terkejut, anehnya Hatami mengatakan tidak mengetahui persis bagaimana korban bisa berada dikolam untuk orang dewasa.

Lanjutnya, dirinya saat itu sedang memberikan pelampung kepada pengunjung lain ketika mendengar teriakan minta tolong, saat tiba ditempat kejadian, korban sudah ditolong oleh pengunjung lain dan diletakan dipinggir kolam.

”Saya tidak tau persis bagaimana kejadiannya, mohon maaf saya masih sangat syok,” ujar Hatami.

Adapun keterangan lain dari salah seorang pengunjung yang tidak ingin disebutkan namanya, korban bersama sepupunya hanya terlihat berdua saja, sementara bibi korban, ibu dari Yunanda menunggu diluar.

Kapolsek Pelaihari, AKP Aji Wisa Prayogo menegaskan saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak kepolisian, untuk keterangan lebih lanjut masih harus menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan hasil forensik.

Kita tunggu hasil olah TKP dan keterangan dari saksi – saksi,” singkat Aji.

Nah dari informasi tersebut seharusnya dapat menjadi pelajaran kepada orang tua dan pemilik kolam tersebut yg harus menjaga orang yg sedang di dalam kolam, karena kita tidak tahu kapan musibah akan datang. maka dari itu sebaiknya kita sedia payung sebelum hujam. selalu mengawasi orang yg di sayang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *